Dasar Telekomunikasi | Young, Wild And Free
Jumat, 12 September 2014

Dasar Telekomunikasi


Pengertian Telekomunikasi
Dewasa ini, telekomunikasi merupakan kebutuhan penting bagi manusia. Teknologi di bidang telekomunikasi berkembang sangat pesat dari waktu ke waktu, sehingga diperlukan pengetahuan mengenai teknologi telekomunikasi dan perkembangannya. Telekomunikasi berasal dari bahasa Yunani, Tele : Jauh dan Komunikasi : Menyampaikan informasi, jadi Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyaluran infomasi dari suatu tempat ke tempat lain (bentuk komunikasi jarak jauh).
Telekomunikasi merupakan transmisi sinyal dengan jarak yang jauh, seperti oleh telegraph, telephone atau televisi. Bila jarak semakin jauh, sinyal kehilangan daya untuk sampai ke tujuan.Perlu suatu teknik untuk mengatasi masalah tersebut.

Sejarah
Sejarah telekomunikasi di dunia ini diawali dengan adanya penemuan telegraph tahun 1837 di Inggris, telegraph tahun 1845 di Perancis, dan Alexander Graham Bell memperkenalkan telepon pada bulan Maret 1876.
Dalam telekomunikasi suatu bentuk ‘informasi’ atau ‘berita’ diubah menjadi bentuk isyarat yang dapat disampaikan ke tujuan tertentu. Selanjutnya di tempat tujuan, isyarat tersebut diubah kembali ke bentuk yang diinginkan.
Bentuk-bentuk informasi data yang disampaikan dapat berbentuk pesan (message) yang berupa: Suara, Gambar (grafik, diagram, citra), Data, dan Video.
Jaringan telepon, sampai tahun dengan 1980-an, masih bersifat analog. Informasi data harus diubah dulu ke isyarat yang sesuai dengan isyarat analog. Namun saat ini komunikasi data berkembang pesat, punya jaringan tersendiri. Suara dapat dikonversi menjadi isyarat digital dan data bisa tetap ditransmisi dalam bentuk digital.

Komponen dasar
            Untuk bisa melakukan telekomunikasi, ada beberapa komponen untuk mendukungnya yaitu :
Ø  Informasi : merupakan data yang dikirim/diterima seperti suara, gambar, file, tulisan
Ø  Pengirim : mengubah informasi menjadi sinyal listrik yang siap dikirim
Ø  Media transmisi : alat yang berfungsi mengirimkan dari pengirim kepada penerima. Karena dalam jarak jauh, maka sinyal pengirim diubah lagi (dimodulasi) dengan gelombang radio, kemudian diubah menjadi gelombang elektromagnetik dan dipancarkan dengan alat bernama Antena, agar dapat terkirim jarak jauh.
Ø  Penerima : menerima sinyal elektromagnetik kemudian digubah menjadi sinyal listrik, sinyal diubah kedalam informasi asli sesuai dari pengirim, selanjutnya diproses hingga bisa dipahami oleh manusia sesuai dengan yang dikirimkan.
konfigurasi minimal

Transmisi Baseband dan Transmisi Broadband
Ø  Transmisi Baseband
Pada transmisi Baseband  satu single data ditransmisikan secara langsung melalui media transmisi satu channel seperti kabel atau  kawat, dengan tegangan positif dan negatif. Pengiriman data tergantung pada jarak transmisi dan kualitas media yang digunakan.
Kelebihan Transmisi Baseband
1.      Biaya relatif murah (untuk area tertentu)
2.      Bentuk teknologinya sederhana
3.      Mudah dalam instalasi dan pemeliharaan
Kekurangan Transmisi Baseband
1.      Kapasitas pengiriman terbatas
2.      Untuk area yang luas dibutuhkan biaya yang relatif mahal
3.      Perlu diperhatikan sambungan kabel

Ø  Transmisi Broadband
Pada transmisi Broadbandlebih dari satu isyarat (informasi) dapat ditransmisikan bersama-sama, dengan satu media yang sama, atau dengan media frekuensi radio atau satelit.Broadband merupakan suatu teknik yang menggunakan cara bahwa data dikirimkan dengan menggunakan teknik modulasi atau dibawa oleh isyarat pembawa (carrier).
Kelebihan Transmisi Broadband
1.      Kapasitas pengiriman cukup tinggi, karena memiliki beberapa frekuensi pembawa.
2.      Untuk transmisi Broadband dengan media frekuensi radio atau satelit, maka daerah jangkauan lebih luas
Kekurangan Transmisi Broadband
1.      Waktu tunda relatif lebih besar karena dilakukan modulasi dan demodulasi
2.      Instalasi dan pemeliharaan relatif lebih sulit
baseband vs broadband


Mode Transmisi
Mode transmisi dapat dibedakan menjadi:
Ø  Transmisi Simplex : komunikasi satu arah. Contohnya televisi, radio dan pager.
tv dan radio


pager


Ø  Transmisi Half duplex : komunikasi dua arah, tetapi bergantian; tidak bersamaan. Contohnya: walkie-talkie.
walkie-talkie
Ø  Transmisi Full Duplex : komunikasi dua arah secara bersamaan. Contohnya telefon/telefon genggam.

handphone

Media Transmisi

Media transmisi adalah lintasan fisik yang menghubungkan pemancar dan penerima. Melalui media ini, sinyal informasi yang ditransmisikan oleh pemancar dikirimkan ke penerima pada jarak yang jauh. Media transmisi dapat berupa media kawat, misalnya koaksial, dan serat optik, atau dapat juga tanpa kawat, misalnya melalui udara. Karakteristik dan kualitas transmisi sinyal informasi, sangat bergantung pada karakteristik dan kualitas dari sinyal itu sendiri dan juga dari media transmisi yang digunakan.
Ø  Media Kawat
·         Twisted Pair
·         Kabel Koaksial
·         Serat Optik
Ø  Media Non Kawat
·         Propagasi Gelombang Tanah
·         Propagasi Gelombang Langit
·         Propagasi Gelombang Langsung

Sinyal Analog dan digital
Dalam mengubah informasi menjadi sinyal listrik yang siap dikirim, ada dua cara pengiriman yang dipakai.
Pertama adalah sinyal analog, mengubah bentuk informasi ke sinyal analog dimana sinyal berbentuk gelombang listrik yang kontinue (terus menerus) kemudian dikirim oleh media transmisi.
Kedua adalah sinyal digital, dimana setelah informasi diubah menjadi sinyal analog kemudian diubah lagi menjadi sinyal yang terputus-putus (discrete). Sinyal yang terputus-putus dikodekan dalam sinyal digital yaitu sinyal "0" dan "1".
Dalam pengiriman sinyal melalui media transmisi, sinyal analog mudah terkena gangguan terutama gangguan induksi dan cuaca, sehingga di sisi penerima sinyal tersebut terdegradasi. Sementara untuk sinyal digital tahan terhadap gangguan induksi dan cuaca, selama gangguan tidak melebih batasan yang diterima, sinyal masih diterima dalam kualitas yang sama dengan pengiriman.

Sinyal analog dan Sinyal digital
Bandwidth (BW)
Setiap peralatan telekomunikasi mempunyai bandwidth. Beberapa pengertian bandwidth:
Ø  Spektrum elektromagnetik yang diduduki sinyal.
Ø  Lebar pita frekuensi yang dilalukan oleh kanal (rangkaian).
Ø  Luas daerah spektral yang signifikan dari sinyal untuk frekuensi-frekuensi positif

Konsep Modulasi
Pengertian modulasi:
Ø  Teknik yang digunakan untuk menumpangkan sinyal informasi pada suatu gelombang pembawa
Ø  Sinyal informasi dg frekuensinya rendah, ditumpangkan pada gelombang pembawa dg frekuensi yg jauh lebih tinggi

Modulator  : melakukan proses modulasi, ada di transmitter (Tx)
Demodulator : melakukan proses demodulasi, yakni mengembalikan sinyal hasil modulasi ke bentuk semula, ada di receiver (Rx)
Modulasi digunakan untuk mengatasi ketidaksesuaian karakter sinyal dengan media( kanal) yang digunakan.Tanpa proses modulasi, informasi tidak praktis dikirimkan melalui media udara.

Modulasi Analog
Pada modulasi analog, sinyal pemodulasi, berupa sinyal analog, digunakan untuk memodifikasi sinyal pembawa. Jenis modulasi menggambarkan besaran dari sinyal pembawa yang dimodifikasi. Ada 3 jenis modulasi analog, yaitu:
Ø  Modulasi Amplituda (AM)
Ø  Modulasi Frekuensi (FM)
Ø  Modulasi Fasa (PM)

Modulasi Digital
Pada modulasi digital, sinyal pemodulasinya berupa sinyal digital. proses modulasi berhubungan dengan pertukaran (switching/keying) antara dua kemungkinan nilai besaran baik itu amplituda, frekuensi atau fasa dari sinyal pembawa, sesuai dengan simbol 0 dan 1. Dilihat dari jenis besaran yang diubah, jenis modulasi digital dapat dibedakan menjadi: 
Ø  Amplitude-Shift Keying (ASK)
Ø  Frequency-Shift Keying (FSK)
Ø  Phase shift Keying (PSK)


Topologi Jaringan
Topologi jaringan adalah pola terhubungnya antar terminal dalam suatu jaringan. Pola ini berhubungan erat dengan metode akses dan media transmisi yang digunakan.
Ø  Topologi Jala (Mesh Network)
Setiap pengguna terhubung ke semua pengguna yang lain dengan masing-masing satu kabel/kawat. Untuk berkomunikasi dengan yang lain, seorang pengguna menyambungkan pesawatnya dengan kawat yang menuju ke tujuannya tersebut.
Topologi Jala

Ø  Bintang (Star Network)
Setiap pesawat terhubung ke titik sentral dengan satu kawat. Tidak praktis jika penggunanya banyak sekali. Penyelesaian dengan bintang berseri (series of interconnected star network), yakni setiap central point terhubung lagi ke central yang lebih besar (Extended Star Network).
topologi bintang
Ø  Ring
Menggunakan hubungan antar terminal berbentuk melingkar. Setiap informasi yang diterima, diperiksa alamatnya oleh terminal yang dilewatinya, jika bukan untuknya, informasi dilewatkan sampai menemukan alamat yang benar. Setiap terminal dalam topologi ini sangat tergantung, sehingga jika terjadi kerusakan pada salah satunya maka seluruh jaringan akan terganggu
topologi ring
Ø  Bus
Semua terminal terhubung ke jalur komunikasi. Informasi yang dikirim akan melewati semua terminal pada jalur tersebut.Bedanya dengan topologi Ring adalah bahwa kedua terminal yang di ujung tidak dihubungkan
topologi bus

Gangguan pada Sistem Komunikasi
Penting diketahui bahwa karena beberapa keterbatasan pada sisi pengirim serta penerima, ataupun karena media yang digunakan, maka pada sistem komunikasi dapat terjadi gangguan yang berupa derau (noise) ataupun kerusakan isyarat berupa distorsi, atenuasi, dan lain-lain. Hal ini merupakan akibat yang tidak diinginkan, sehingga harus diminimalkan dalam perencanaan.
Noise
tidak bisa dihilangkan.
merupakan sifat alam.
Redaman/attenuasi
sinyal melewati medium mengalami redaman.
sinyal tidak akan mencapai penerima bila jarak semakin jauh.


Teorema Shannon-Hartley
Kapasitas kanal dengan band terbatas dapat dinyatakan dalam persamaan berikut :
C = B log 2 (1 + S/N)
Dengan            C = kapasitas kanal (bit/detik),
= bandwidth kanal (Hz)
S/N = Signal to Noise Ratio
Teorema ini nantinya akan mendasari beberapa teknik dalam sistem komunikasi

Sumber            :


0 komentar:

Posting Komentar

 
;